Advokat Sengketa Perdata Syariah
Pendampingan Hukum Profesional Untuk Sengketa Perdata Syariah
Kami memberikan layanan pendampingan hukum bagi individu, keluarga, pelaku usaha, lembaga, maupun pihak lain yang menghadapi Sengketa Perdata Syariah. Setiap perkara ditangani secara profesional dengan memperhatikan prinsip-prinsip syariah, ketentuan hukum yang berlaku, serta hak dan kewajiban para pihak dalam hubungan hukum yang menjadi objek sengketa.Layanan kami meliputi sengketa akad syariah, perselisihan pembiayaan syariah, sengketa bagi hasil, wanprestasi dalam perjanjian syariah, sengketa hibah, wakaf, wasiat, waris Islam, sengketa ekonomi syariah, hingga berbagai bentuk Sengketa Perdata Syariah lainnya yang memerlukan pendampingan hukum secara tepat dan terukur.Dengan pendekatan yang mengedepankan kepastian hukum, nilai keadilan, dan prinsip syariah, kami membantu klien menghadapi Sengketa Perdata Syariah secara profesional, strategis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Konsultasi Gratis
LAYANAN KAMI
Layanan Terbaik Kami
Gugatan Perceraian
- KTP Penggugat dan Tergugat
- Kartu Keluarga
- Alamat domisili terbaru para pihak
- Dokumen pendukung yang dimiliki
- Bukti komunikasi yang relevan
- Data pendukung perkara
- Analisis kebutuhan hukum
- Penyusunan dokumen gugatan
Skema cicilan 3-4 kali
Gugatan Perceraian & Hak Asuh Anak
- KTP Penggugat dan Tergugat
- Kartu Keluarga
- Akta Kelahiran Anak
- Bukti pendukung perkara
- Data yang berkaitan dengan kepentingan anak
- Dokumen administrasi terkait
- Analisis kebutuhan hukum
- Penyusunan surat gugatan
Skema cicilan 3-4 kali
Gugatan Harta Bersama atau Gono Gini
- KTP para pihak
- Dokumen kepemilikan aset
- Bukti transaksi atau pembayaran
- Data aset yang disengketakan
- Kronologi kepemilikan harta
- Dokumen pendukung lainnya
- Keterangan saksi
- Penyusunan gugatan
Skema cicilan 3-4 kali
Permohonan Penggantian Nama
- KTP Pemohon
- Kartu Keluarga
- Akta Kelahiran
- Dokumen identitas pendukung
- Bukti penggunaan nama
- Surat keterangan yang diperlukan
- Keterangan saksi
- Penyusunan surat permohonan
Skema cicilan 3-4 kali
Permohonan Isbat Nikah (Muslim)
- KTP para pihak
- Kartu Keluarga
- Bukti perkawinan yang tersedia
- Data domisili para pihak
- Dokumen pendukung lainnya
- Keterangan saksi
- Analisis kebutuhan hukum
- Penyusunan surat permohonan
Skema cicilan 3-4 kali
Permohonan Pengesahan Perkawinan (Non-Muslim)
- KTP para pihak
- Dokumen administrasi terkait
- Bukti hubungan hukum
- Surat pendukung yang tersedia
- Keterangan saksi
- Data domisili para pihak
- Analisis dokumen pendukung
- Penyusunan permohonan
Skema cicilan 3-4 kali
Permohonan Adopsi Anak
- KTP dan identitas para pihak
- Kartu Keluarga
- Dokumen identitas anak
- Surat keterangan pendukung
- Dokumen administrasi yang diperlukan
- Bukti pendukung permohonan
- Keterangan saksi
- Penyusunan berkas permohonan
Skema cicilan 3-4 kali
Perzinahan / Overspel
- KTP para pihak
- Dokumen identitas terkait
- Kronologi kejadian
- Bukti yang dimiliki
- Informasi pihak terlapor
- Data pendukung lainnya
- Keterangan saksi
- Pendampingan proses hukum
Skema cicilan 3-4 kali
Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)
- KTP para pihak
- Kartu Keluarga
- Kronologi kejadian
- Bukti pendukung
- Dokumen medis apabila tersedia
- Informasi pihak terkait
- Keterangan saksi
- Pendampingan proses hukum
Skema cicilan 3-4 kali
Penelantaran Anak
- KTP para pihak
- Kartu Keluarga
- Akta Kelahiran Anak
- Bukti penelantaran
- Data pihak terkait
- Dokumen pendukung lainnya
- Keterangan saksi
- Pendampingan hukum
Skema cicilan 3-4 kali
Poligami Tanpa Izin Istri
- Identitas para pihak
- Kartu Keluarga
- Buku Nikah
- Bukti pendukung perkara
- Data pihak terkait
- Keterangan saksi
- Analisis aspek hukum
- Pendampingan proses hukum
Skema cicilan 3-4 kali
Gugatan Sengketa Hibah / Wakaf
- KTP para pihak
- Akta Hibah atau Wakaf
- Kronologi sengketa
- Dokumen kepemilikan objek
- Bukti pendukung perkara
- Keterangan saksi
- Analisis posisi hukum
- Penyusunan surat gugatan
Skema cicilan 3-4 kali
Gugatan Wanprestasi / Perbuatan Melawan Hukum
- KTP Penggugat dan Tergugat
- Perjanjian atau kesepakatan
- Bukti pelanggaran kewajiban
- Kronologi kejadian
- Bukti kerugian yang dialami
- Dokumen pendukung perkara
- Keterangan saksi
- Penyusunan gugatan
Skema cicilan 3-4 kali
Gugatan Perdata Syariah / Sengketa Ekonomi Syariah
- Identitas para pihak
- Bukti akad atau perjanjian
- Data transaksi yang disengketakan
- Kronologi sengketa
- Dokumen pendukung
- Keterangan saksi
- Analisis hukum syariah
- Penyusunan gugatan
Skema cicilan 3-4 kali
Perjanjian Perkawinan
- KTP para pihak
- Kartu Keluarga
- Buku Nikah atau Akta Perkawinan
- Dokumen pendukung
- Data aset yang relevan
- Keterangan saksi
- Analisis klausul perjanjian
- Penyusunan dokumen hukum
Skema cicilan 3-4 kali
Gugatan / Permohonan Waris
- KTP para ahli waris
- Surat Kematian Pewaris
- Dokumen kepemilikan harta waris
- Surat Keterangan Ahli Waris
- Bukti hubungan keluarga
- Dokumen pendukung lainnya
- Keterangan saksi
- Penyusunan gugatan atau permohonan
Skema cicilan 3-4 kali
Memahami Sengketa Dari Perspektif Hak, Amanah, Dan Tanggung Jawab
Sengketa Perdata Syariah sering kali memiliki dimensi yang lebih luas dibanding sekadar persoalan kontrak atau transaksi. Di dalamnya terdapat unsur amanah, kepercayaan, dan tanggung jawab yang menjadi bagian penting dalam setiap hubungan hukum berbasis syariah. Oleh karena itu, memahami substansi perkara secara menyeluruh menjadi langkah penting untuk melihat permasalahan secara proporsional dan menemukan pendekatan penyelesaian yang sesuai dengan karakter sengketa yang dihadapi.
Menelaah Hubungan Hukum Berdasarkan Akad
Dalam hukum syariah, akad memiliki peran sentral dalam menentukan hak dan kewajiban para pihak. Analisis terhadap isi, tujuan, dan pelaksanaan akad membantu memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai pokok sengketa yang terjadi.
Mengutamakan Kejelasan Dalam Setiap Transaksi
Banyak perselisihan muncul karena adanya perbedaan penafsiran terhadap kesepakatan yang dibuat. Pendekatan yang berfokus pada kejelasan hubungan hukum membantu mengidentifikasi persoalan secara lebih terarah dan objektif.
Memperhatikan Nilai Yang Melandasi Hubungan Para Pihak
Selain aspek hukum formal, Sengketa Perdata Syariah juga berkaitan dengan nilai-nilai keadilan, tanggung jawab, dan itikad baik. Pemahaman terhadap unsur-unsur tersebut membantu melihat sengketa secara lebih utuh dan relevan dengan konteks yang melatarbelakanginya.
Mencari Solusi Yang Selaras Dengan Hukum Dan Nilai Syariah
Dalam Sengketa Perdata Syariah, penyelesaian perkara tidak hanya berkaitan dengan hak dan kewajiban para pihak, tetapi juga menyangkut prinsip-prinsip syariah yang menjadi dasar hubungan hukum tersebut. Ketika muncul perselisihan terkait akad, pembiayaan, waris, hibah, atau transaksi syariah lainnya, pemahaman yang tepat dapat membantu menemukan jalan keluar yang memberikan kepastian sekaligus tetap sejalan dengan nilai-nilai yang diyakini para pihak.
Tim Pengacara
Rahmat Ramdani
Zekha Nanda
R. R. Krisna B. R.
Dede
S. Juariatunnuriah
Rahmat Hidayat



